Christian Pulisic ingin ‘membalas dendam’ atas kegagalan Piala Dunia Amerika Serikat

Pulisic Kristen internasional Amerika Serikat ingin “membalas dendam” sebab tidak berhasil maju ke Piala Dunia dalam siklus 2022 yang akan datang, tuturnya pada ESPN FC. Kerugian 2-1 dari Trinidad & Tobago di final kwalifikasi CONCACAF pada November 2017 bermakna AS mangkir di kompetisi untuk kali pertamanya semenjak 1986. Diantara mereka yang menyangkal tampilan pertama mereka di Piala Dunia ialah Pulisic, Borussia Dortmund maju yang pimpin AS dengan lima gol serta empat assist di set final kwalifikasi, tapi dia meyakini AS akan kembali ke 2022. “Saya tentu ingin membalas dendam serta kembali pada Piala Dunia,” kata Pulisic, 20, pada ESPN FC.

“Kami mempunyai beberapa pemain yang lapar yang mengerjakannya dengan begitu baik. Saya begitu suka lihat apakah yang dapat dikerjakan oleh team ini.” Dortmund maju cuma bermain pada sebuah laga untuk AS semenjak kegagalan Piala Dunia mereka – menang 3-0 atas Bolivia dalam laga pertemanan pada Mei. Ia merindukan dua kamp paling akhir sebab cedera serta mengharap untuk kembali saat Amerika Serikat melawan Inggris serta Italia pada bulan November. “Saya mengharap untuk masih sehat serta 100 % fit serta siap untuk permainan-permainan itu serta menolong team,” kata Pulisic. Sesudah masuk dengan Dortmund menjadi pemain berumur 16 tahun di awalnya tahun 2015, Pulisic sudah membuat lebih dari 100 tampilan bersaing untuk club.

Lihat Juga :  Penuduh Cristiano Ronaldo merinci klaim perkosaan di majalah

Baca Juga : Mourinho telah memainkan kembali tiga melawan Tottenham

Schalke Weston McKennie serta Josh Sargent Werder Bremen sudah ikuti jalannya, serta beberapa pemain AS berlatih di akademi di Jerman. Saat di tanya apa ia meyakini ia ialah contoh untuk pemain muda AS yang menguber karier profesional di Jerman, Pulisic menjelaskan: “Itu seperti arah – jika saya dapat jadi ide buat pemain lainnya. Itu mengagumkan.

Baca Juga : Sepak Bola Putri Asian Games, Mantan Bek Cetak 9 Gol Dalam Satu Laga

Saya diberkati bermain di sini di Jerman pada umur muda serta saya mengharap pemain lainnya bisa melihat apakah yang sudah saya kerjakan serta ingin lakukan hal sama. Saya tentu ingin jadi ide. ” Ia ikut berfikir jika ia bisa memberi tuntunan pada pemain muda Amerika yang lain di Jerman. “Saya terkait dengan beberapa [anak-anak muda AS di Jerman] sebetulnya,” tuturnya. “Mereka mengetahui jika saya tetap berada di sini kapan juga mereka memerlukan nasehat atau cuma sebab saya sudah melaluinya. Saya bicara dengan beberapa dari mereka.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2018 Agen Casino | Agen Sbobet | Agen Judi | Judi Online | Judi Bola | Agen Poker | Agen Togel All Rights Reserved. Frontier Theme