Mengutuk Paul Pogba menggarisbawahi perselisihan dengan Mourinho

Paul Pogba ialah pemain paling akhir Manchester United yang keluar dari kamar ubah di Stadion London. Orang Prancis itu tersenyum serta untuk peristiwa yang mengundang selera kelihatannya ia akan sangat terpaksa saat sekumpulan jurnalis yang penuh keinginan minta percakapan cepat. Akan tetapi sesudah kembali untuk lihat siapa yang menyebut namanya, Pogba menggelengkan kepalanya, ketawa serta ajukan pertanyaan sendiri: “Kamu ingin saya mati?” Poin diambil. Dengan José Mourinho telah ada di kursinya di bus team, ketetapan Pogba tidak untuk tunda perjalanan kembali pada Manchester mungkin untuk yang terunggul.

Ia pilih untuk selalu berjalan dibanding memberikan semakin banyak bahan bakar ke api meneror untuk menghanguskan musim United. Di akhir minggu yang penuh momen di mana Mourinho menjelaskan pada Pogba jika ia tidak pernah jadi kapten United kembali serta share transisi dingin dengan gelandang £ 89m saat kursus, rasa-rasanya seperti waktu untuk merapatkan barisan. Akan tetapi itu mustahil untuk membaca sikap Pogba menjadi pertunjukan suport untuk manajernya. Celaannya mengenai di tandatangani surat kematiannya sendiri cuma berperan untuk menggarisbawahi perselisihan di United.

Mereka amburadul sekarang ini serta sesudah menyatakan jika tidak ada pemain yang dapat semakin besar dari club minggu lantas, Mourinho kirim pesan lainnya dengan menukar Pogba pada menit ke-70 dari kekalahan 3-1 menantang West Ham pada Sabtu. Tiap-tiap melihat pramuka Barcelona akan tidak berkesan dengan penampilan loyo paling baru Pogba. Mourinho memiliki hak untuk menyanggah jika pemain berumur 25 tahun itu mesti lihat dianya sebelum mengkaji strategi United kembali. Akan tetapi sesaat Pogba tidak bermain seperti juara dunia, penampilannya ialah sisi dari malaise yang lebih luas di Old Trafford. Itu Mourinho, sesudah semua, yang mengendalikan suara dengan omelannya saat musim.

Lihat Juga :  Manajer Manchester City Siap Sambut Maurizio Sarri di Premier League

Tidak ada manajer yang bisa mengkritik beberapa pemainnya di muka umum dengan kedisiplinan yang demikian menggetarkan serta mengharap dapat lolos darinya. Akan tetapi, Mourinho yang menggantungkan Phil Jones serta Eric Bailly jadi kering sesudah kekalahan Carabao Cup menantang Derby County minggu lantas serta Portugis yang menanyakan mentalitas timnya menantang West Ham. United tidak mempunyai gagasan untuk singkirkan Mourinho, serta tentunya tidak mendekati kunjungan Valencia di Liga Champions, tapi negativitas itu tidak bisa dipungkiri.

Serikat berusaha untuk menarik diri kembali dalam permainan sesudah gol awal Felipe Anderson untuk West Ham tapi sepakbola mereka ialah krem. Team Manuel Pellegrini jarang dalam permasalahan serta melipatgandakan kelebihan mereka saat tembakan Andriy Yarmolenko mengulang-ulang dari Victor Lindelof pada menit ke-43. Mourinho sudah menjatuhkan Alexis Sánchez serta Jesse Lingard dari tim serta ambil Scott McTominay di samping kanan tiga bek. Akan tetapi United, yang perlu melakukan perbaikan menantang Valencia, bingung serta melelahkan dalam skema 3-5-2 mereka. Marcus Rashford membagi dua defisit sesudah menukar Lindelof tapi Marko Arnautovic membunuh bagian Mourinho pada menit ke-74.

Sumber : http://viagraonline-canadapharmacyrx.com/gaji-jadi-kendala-ramsey-gabung-juventus/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2018 Agen Casino | Agen Sbobet | Agen Judi | Judi Online | Judi Bola | Agen Poker | Agen Togel All Rights Reserved. Frontier Theme